Kamis, 11 Juni 2009

Untukmu Da'i Sejati

Jalan da’wah panjang terbentang jauh ke depan
Duri dan batu terjal selalu mengganjal, lurah dan bukit menghadang
Ujungnya bukan manusia, bukan pula di dunia
Tetapi Cahaya Maha Cahaya, Surga dan Ridho Allah
Cinta adalah sumbernya, hati dan jiwa adalah ruhnya
Pergilah ke hati-hati manusia, ajaklah ke jalan Rabbmu
Nikmati perjalanannya, berdiskusilah dengan bahasa bijaksana
Dan jika seseorang mendapat hidayah karenamu
Itu lebih dari dunia dan seisinya
Pergilah ke hati-hati manusia, ajaklah ke jalan Rabbmu

Jika engkau cinta, maka da’wah adalah paham
Mengerti tentang Islam, Risalah Anbiya dan warisan ulama
Hendaknya engkau fanatis dengannya
Seperti Mughiroh bin Syu’bah di hadapan Rustum Panglima Kisra

Jika engku cinta, maka da’wah adalah ikhlas
Mengkhiasi hati, memotivasi jiwa untuk berkarya
Seperti kata Abul Anbiya
”Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku semata bagi Rabb semesta”
Berikan hatimu untuk Dia, katakan ”Allah Ghaayatunaa”

Jika engkau cinta, maka da’wah adalah amal
Membangun kejayaan umat kapan saja, dimana saja
Yang bernilai adalah kerja bukan semata ilmu apalagi lamunan
Sasarannya adalah perbaikan dan perubahan, al islah wat taghyir
Dari diri pribadi, keluarga, masyarakat hingga negara
Bangun aktivitas secara tertib tuk mencapai kejayaan

Jika engkau cinta, maka da’wah adalah jihad
Sungguh-sungguh di medan perjuangan melawan kebatilan
Tinggikan kalimat Allah, rendahkan ocehan syetan durjana
Kerja keras tak kenal lelah adalah rumusnya
Tinggalkan kemalasan, lamban, dan berpangku tangan

Jika engkau cinta, maka da’wah adalah thaat
Kepada Allah dan Rasul-Nya, Al-Qur’an dan As-Sunah
Serta orang-orang taqwa yang tertata
Thaat adalah wujud syukurmu kepada hidayah Allah
Karenanya nikmat kan bertambah melimpah penuh berkah

Jika engkau cinta, maka da’wah adalah tadhiyah
Bukti kesetiaan dan kesiapan, memberi pantang menerima
Bersedialah banyak kehilangan dengan sedikit menerima
Karena yang di sisi Allah lebih mulia, sedang di sisimu fana belaka
Sedangkan tiap tetes keringat berpahala berlipat ganda

Jika engaku cinta, mak da’wah adalah tsabat
Hati dan jiwa yang tegar walau banyak rintangan
Buah dari sabar meniti jalan, teguh dalam barisan
Istiqomah dalam perjuangan dengan kaki tak tergoyahkan
Berjalan lempang jauh dari penyimpangan

Jika engakau cinta, maka da’wah adalah tajarrud
Ikhlas di setiap langkah menggapai satu tujuan
Padukan seluruh potensimu libatkan dalam jalan ini
Engkau da’i sebelum apapun adanya engkau
Da’wah tugas utamamu sedangkan lainnya hanyalah selingan

Jika engkau cinta, maka da’wah adalah tsiqoh
Kepercayaan yang dilandasi iman suci penuh keyakinan
Kepada Allah, Rasul, Islam, qiyadah, dan junud-Nya
Hilangkan keraguan dan pastikan kejujuran
Karena inilah kafilah kebenaran yang penuh berkah

Jika engkau cinta, maka da’wah adalah ukhuwah
Lekatnya ikatan hati berjalin dalam nilai-nilai persaudaraan
Bersaudaralah dengan muslim sedunia, utamanya mukmin mujahidin
Lapang dada merupakan syarat terendahnya, itsar bentuk tertingginya
Dan Allah Yang Maha Mengetahui menghimpun hati para da’i dalam cinta
Berjumpa karena thaat kepada-Nya
Melebur satu dalam da’wah ke jalan Allah
Saling berjanji menolong syari’at-Nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar